Saat berselancar di media sosial, terkadang kita menemukan postingan yang terasa sangat relevan, seolah-olah media sosial tahu persis apa yang ada di pikiran kita. Ternyata, semua itu berkat teknologi yang mampu menangkap dan mengolah data, bahkan seakan "membaca" keinginan dan keresahan kita, terutama bagi yang bergiat di dunia literasi.
TBM Azka, Jejak Seorang Saufi yang Menginspirasi
Seperti hari ini, ketika saya menelusuri kembali perjalanan inspirasi menulis di media sosial, hati saya tersentuh melihat daftar penerima SATU Indonesia Awards 2021. Salah satunya adalah Muhammad Saufi Ginting, seorang yang penuh dedikasi di bidang pendidikan dari Sumatera Utara.
Komitmen Saufi pada literasi terlihat jelas dengan berdirinya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Azka yang terletak di Siumbut-Umbut Kisaran Timur, Asahan, Sumatera Utara.
Gemilang Kelas Mendongeng
TBM Azka didirikan bukan di lahan khusus, melainkan di rumahnya sendiri yang telah disulap menjadi ruang baca bagi anak-anak. Tak heran jika rumah ini sering kali ramai oleh pembaca cilik yang betah berlama-lama menikmati koleksi bacaan.
Pada 3 November 2018, TBM Azka bahkan disemarakkan oleh siswa-siswi dari TK Adzkia Qur'ani Kisaran yang hadir untuk mengikuti kelas mendongeng. Sang pendongeng yang tak lain adalah Muhammad Saufi Ginting, atau yang akrab dipanggil Om Azka, menyambut mereka dengan kisah yang penuh imajinasi.
Kegiatan mendongeng ini merupakan bagian dari program kelas Mancakrida, yang diadakan secara gratis oleh TBM Azka untuk menyajikan pengalaman membaca yang menyenangkan bagi anak-anak.
Saufi tak hanya mencurahkan cinta pada literasi untuk masyarakat, tetapi juga menanamkan semangat tersebut kepada keluarganya. Dalam sebuah kesempatan, ia mengajak anaknya melihat mural edukatif yang menginspirasi sang anak untuk bercita-cita mengikuti salah satu profesi yang digambarkan. Ini adalah bentuk pendekatan literasi yang penuh kreativitas.
Menjadi Tujuan Masa Liburan
TBM Azka berdiri pada tahun 2012 tanpa ada rencana besar. Namun tekad dan ketulusan Saufi yang konsisten berhasil membuat tempat ini menjadi pusat kegiatan positif bagi anak-anak. Enam tahun kemudian, TBM Azka menjadi tujuan favorit anak-anak di kala liburan.
Kompimas, Bermula Kisah Calon Penulis Masa Depan Bernas
Tekad Saufi untuk berbagi ilmu diwujudkan pula dalam pembentukan Komunitas Penulis Muda Asahan (Kompimas), dengan kegiatan mingguan setiap Minggu pukul 10.00 WIB. Di sini, para peserta berbagi cerita dari buku yang mereka baca, membangun fondasi bagi penulis muda untuk mengembangkan kebiasaan membaca dan menyimak.
Semangat Literasi yang Abadi
Di luar TBM Azka, Saufi juga aktif bertemu dengan para pegiat literasi dan sastra di Asahan dan sekitarnya, menunjukkan sosok rendah hati yang selalu menyemangati orang lain untuk bergerak di dunia literasi.
Meski Saufi telah berpulang, semangat literasinya tetap hidup di hati banyak orang. Karya dan pengaruhnya tidak hanya menginspirasi, tetapi juga menjadi amal jariah yang terus mengalir.
Dengan semangat Bersama, Berkarya, Berkelanjutan mari kita lanjutkan jejak Muhammad Saufi Ginting demi masa depan literasi Indonesia yang lebih baik. (*)
Sumber:
- E-booklet 15th Satu Indonesia Awards 2024 Bersama, Berkarya, Berkelanjutan
- Instagram @halimah_azkagemilang
Posting Komentar